Kenapa Harus Branding ?

By November 22, 2015 ,

Branding, topik yang terus menerus dibahas disetiap Perusahaan, dimana kata ini merupakan satu kebutuhan bagi semua produk. Kenapa kita perlu branding ?

Setiap objek butuh dikenali, agar objek yang lain mengetahui kalau itu adalah x. Jika tidak dikenali maka objek itu menjadi tidak terindentifikasi. Setidaknya seperti itu analogi pada branding, jika sebuah produk atau Brand hadir atau lahir, maka siapa yang akan mengetahui kalau Brand tersebut telah dilahirkan. 

Saat gue lahir pun sebenarnya sudah mengenal kata branding, gimana hayo ? 
Setelah kita lahir didunia ini, maka orang tua kita akan mengenalkan kita kepada sanak saudara, kawan kerabat, dan yang lainnya. Bahwa telah lahir dengan sehat putra/i kami dengan nama bla, bla, bla ..... nah dengan begitu maka saudara kita dapat mengenali kita. 

Kurang lebih seperti itu, tapi kalau kita kembalikan lagi kepada analogi diatas, saat kita terlahir kebutuhan utamanya adalah hanya mengenalkan kita kepada saudara. Berbeda dengan produk, dimana produk harus terus menerus diperkenalkan kepada khalayak ramai. Agar orang  banyak mengetahui akan kelahiran produk tersebut. 

Sebuah produk harus memperkenalkan dirinya, merknya, warnanya, keunggulannya dan sebagainya, agar orang umum mengetahui tentang produk tersebut. 



Ketika kita bicara sebuah produk makanan contohnya, lahir sebuah produk baru diantara produk yang sudah sedemikian banyaknya. Maka dari itu, sang pembuat produk atau Perusahaannya harus bisa terus memperkenalkan kepada audiens agar mereka tahu bahwa telah hadir produk makanan baru tersebut. 

Kebanyakan mereka selalu mencari kelebihan dari produk mereka yang tidak dimiliki oleh produk yang lainnya. Tapi jika memang perbedaan pada sebuah produk hanya mirip-mirip, maka harus dilakukan pembuatan sebuah strategi khusus agar dapat menjadi dikenal oleh audiensnya.

Sebagai contoh kita bisa lihat deh cutting edge yang dikerjakan oleh Agency Periklanan, Anda ingat dengan slogan : 

" Rasa teh terbaik ada dipucuknya " (Teh Pucuk) 

Mereka membuat sebuah cutting edge agar bisa memiliki perbedaan dengan produk yang lainnya. Teh jenis RTD (Ready to Drink) ini memang bisa dibilang hadir ditengah pesaingnya yang sudah sangat kuat, sosro. 

Maka dengan begitu mereka harus menghadirkan sebuah uniquitas agar masyarakat luas dapat mudah mengenali  akan kehadiran dari teh Pucuk buatan mayora ini. 

Selain itu ada juga yang terus menerus memaksa untuk mengingat warna atau bentuk dari logo yang mereka buat. Itu juga bisa menjadi diferensiasi tersendiri dalam memperkenalkan kepada audiensnya. Proses terus memperkenalkan itulah yang sering disebut dengan sebutan "Branding". 

Bagaimana dengan produk-produk yang sudah lama sekali ada, bukankah mereka tidak membutuhkan branding, tapi mereka tetap dikenali. 

Sangat berbeda kasusnya pada era sekarang. Jaman dahulu sebuah produk jika diklasifikasikan satu kelas isinya cuma sedikit saja. Sangat berbeda dengan saat sekarang, yang satu kelas sebuah produk bisa diisi oleh ratusan produk. Jika sudah sedemikian hectic-nya, maka kalau gue pribadi sih bilang perlu rasanya kita melakukan aktifitas branding untuk produk kita. 


Jadi itulah alasannya kenapa kita harus melakukan aktifitas Branding.



Salam Kreatif,
Arie fabian


Visual design milik Arie Fabian 
Dilarang keras untuk copy kecuali mencantumkan alamat blogsite ini. 

You Might Also Like

0 comments