Bca Insurance Pitching Desain

By December 19, 2015 ,


Gue diajakin pitching untuk pengerjaan pembuatan desain untuk BCA Insurance. Gue diundang briefing awal oleh para markom yang berada di BCA Insurance ini. Kantor mereka berada dibilangan Mangga dua, Jakarta Utara. Akhirnya gue coba memenuhi undangan tersebut untuk mencari informasi yang lebih lagi terkait permasalahan Pitching untuk pembuatan Desain Brosur untuk BCA Insurance. 

Nah waktu itu gue bertemu dengan Bapak Dharma, dimana beliau lah yang mengadakan acara untuk pitching desain tersebut. Ini adalah Brosur Coorporate yang akan mereka buat selamanya selagi tidak ada perubahan konten yang terdapat didalam brosur yang akan dibuat. 

Gue dikasih brief dalam bentuk hardcopy dan softcopy. Dimana dalam bentuk softcopy itu adalah copywriter dari brosur tersebut dan hardcopy adalah briefing tentang konsep brosur yang diinginkan. 

Dalam Hardcopy itu tertuang jelas bahwa kini BCA memiliki anak perusahaan sendiri untuk unit usaha Asuransi. Selama ini orang masih mengetahui, kalau bicara Asuransi dari BCA itu adalah ACA. Setahu gue memang begitu juga, gue fikir memang ACA punya BCA, ternyata itu pada jaman dulu memang benar. Akan tetapi kini BCA memiliki anak usaha sendiri dengan unit usaha Asuransi yaitu BCA Insurance.

Gue garis bawahi itulah yang mereka ingin sampaikan kepada Audiens-nya mereka. Cuma pada saat itu sangat disayangkan sekali, Pitching untuk desain dengan Pitching untuk produksi tidak dipisah. Dimana mereka menginginkan satu kesatuan paket dalam pemberian quotation yang akan diberikan kepada mereka. 

Tapi gue sih gak mau kalah sebelum bertempurlah, maka gue cobalah garap desain untuk kebutuhan mereka. Lalu gue coba korelasikan untuk permasalahan produksi kepada tim produksi Fabian Studio. 

Desain hanya gue buat satu opsi (pede banget yah), he he he. Bukan yakin diterima, akan tetapi jika memang tidak diterima harapan gue masih bisa gue buat untuk opsi kedua. Gue inget betul pada saat itu batas pemgumpulan akhir masih ada waktu 7 hari lagi. Waktu untuk membuat desain diberikan 14 hari kerja. 

Desain yang gue ajukan kepada BCA Insurance (halaman depan brosur)

Alhamdulilllah diterima dengan respon yang baik pada saat gue menyerahkan ini kepada mereka. Itu halaman depannya, untuk halaman belakangnya, Anda bisa lihat gambar dibawah ini : 

Desain yang gue ajukan kepada BCA Insurance (halaman belakang brosur)
Dan keterangan konsep yang gue kerjakan turut gue sertakan, salah satunya seperti dibawah ini : 
Konsep perencanaan Desain untuk brosur BCA Insurance
Gue menawarkan dua opsi untuk gambar pada halaman depan dan belakang. Jika memang tidak mau mengambil dengan menggunakan cara fotografi maka kita bisa cari gambar yang premium yang bisa kita dapatkan pada jasa layanan online untuk penjual image pada internet. 

Akan tetapi gue mencoba menyampaikan pesan bahwa desain yang gue buat menyampaikan informasi seperti apa yang gue tuangkan dalam lampiran dokumen hardcopy yang gue serahkan kepada mereka. 

Dan jujurnya, mereka happy dengan hasil yang gue berikan, cuma tinggal satu masalah lagi ini, yaitu coba berikan quotationya untuk harga pembuatan desain dengan produksinya. 

Oke, gue bilang pada saat itu gue akan mencoba mengirimkan quotation sebelum waktu yang akan ditetapkan. Lusa dari gue presentasi maka gue mengirimkan harga desain dan produksi brosur untuk 10.000 lembar ini. 

Setelah itu gue kabarkan kepada yang bersangkutan, lalu mereka bilang sudah menerimanya. Keputusan tetap akan dikabarkan pada waktu yang sudah ditetapkan. 

Oke, sekarang tugas gue tinggal menunggu kabar disambi dengan mengerjakan pekerjaan yang lainnya. Setelah itu waktu yang ditetapkan-pun tiba, akhirnya gue diundang datang kembali kesana sehari sesudah dari jadwal yang ditetapkan. 

Mereka menyampaikan bahwa sangat disayangkan bahwa harga yang gue ajukan kalah. Jadi kalau mau lebih detil lagi, sebenarnya desain sudah banyak yang memilih konsep yang gue ajukan, dan pengajuan harga untuk desain gue juga menang dari 3 perusahaan yang masuk. Cuma untuk permasalahan harga produksi gue cuma selisih 200 rupiah dari kompetitor gue. 

Nah, kejadian deh yang gue takutkan. Dimana memang seharusnya pitching desain dengan pitching produksi tidak bisa disatukan. Karena sebenarnya antara desain dan produksi harusnya memang disiapkan untuk 2 kegiatan pitching. Sangat disayangkan sekali jika sebuah ide akhirnya dibandrol oleh harga produksi yang memang sudah bisa jelas dihitung tersebut. 

Gue coba menyampaikan itu, dan mereka pun memberikan respon yang positif dengan saran yang gue coba ajukan. Buat gue sih kalah menang itu hal biasa, toh akhirnya gue bisa nyoba lagi untuk project berikutnya kok, jadi gak ada masalah kok. 

Yang utama gue udah coba semaksimal yang gue punya, dan satu lagi yang paling penting, gue udah perang bukannya kalah sebelum perang. 

Dan akhirnya desain ini gue simpen aja deh buat kenang-kenangan. 






Salam Kreatif, 
Arie fabian

You Might Also Like

0 comments