7th Old Poster From West

By February 29, 2016 ,


Sebuah Poster pada jaman ini dianggap satu langkah besar dalam periklanan. Gue kagum dengan perencanaan desain-nya, walaupun Gue bisa digolongkan sebagai designer berbeda jaman tapi ambient dari sebuah perencanaanya sangat terasa sekali untuk Gue. Berikut 7 poster jaman dahulu kala Gue berikan untuk pembaca blog Gue. 


Beberapa Permainan huruf pada desain-nya menurut Gue pada jaman itu sudah keren sekali. Dimana kita sudah bisa melihat satu permainan typografi dengan gaya besar kecilnya huruf. Pada saat itu pengerjaan foto masih menggunakan repro dan mounting. 


Dan kekaguman Gue lagi atas poster-poster yang ada pada jaman dulu, font terkadang dibuat dengan menggunakan sketsa tangan. Mereka memang membuatnya menggunakan tangan yang digambar lalu mereka repro (scan kalau bahasa sekarang bilang) dan diterapkan pada Layoutnya. 


Perwajahan pada saat itu juga banyak yang menggunakan lukisan untuk gambar orang. Itu dikarenakan penggunaan foto pada saat itu sangat langka dan mahal sekali. Gue pernah menanyakan itu kepada orang yang bisa dibilang senior pada bidang ini pada saat Gue bermain ke kalibaru. Dimana mereka menjelaskan bahwa pada saat itu memang Sebuah implementasi desain itu masih banyak orang kita (indonesia) yang bisa membuatnya. Kebanyakan pada saat itu desain dibuat oleh tukang gambar, pelukis dan seniman gambar pada masa itu. 



Marlyn monroe nampaknya memang dominan menjadi objek pada poster-poster pada jaman dulu ini. 



Dan juga para senior di kalibaru tersebut bercerita tentang minimnya alat percetakan pada jaman itu membuat kreeatifitas menjadi sangat terbatas untuk membuat implementasi sebuah advertisement. Jaman dahulu itu mereka bercerita ada satu mesin sendiri yang berfungsi untuk mengkoreksi kata-kata, jadi mesin itu memang berfungsi untuk me mounting satu persatu huruf yang akan dicetak. 

Nah bisa dibayangkan pastinya jika kita membuat satu majalah atau surat kabar, yang pasti orang pengkoreksi kata-kata tersebut akan mengalami keletihan mata dalam membuat koreksi pada kalimat yang akan dicetaknya. 

Sampai sekarang kita juga masih banyak kekurang jenis mesin untuk mengoptimalkan pola kerja para insan kreatif untuk implementasi kedalam media periklanan. Memang itu masih menjadi beberapa kendala yang harus disikapi dengan kreatif untuk membuat satu media yang menarik ditengah hiruk pikuknya dunia kreatifitas Indonesia ini. 

Mari kita berkreatif ria. 


Salam kreatif, 
Arie fabian

You Might Also Like

0 comments