Pemikiran Tentang Energi Baru dari Tenaga Surya

By February 21, 2016 ,


Beberapa waktu yang lalu kita kembali mendapatkan sebuah pengumuman tentang listrik yang terus mengalami kenaikan untuk pemakaian rumah tangga sekalipun. Dan beberapa waktu yang lalu juga gue berdiskusi kepada seorang kawan yang memang usahanya bergerak dibidang energi. Seru yah, usahanya bergerak dibidang energi, dimana dia menyediakan energi dan dijual kepada PLN. 

Gue bilang sama beliau, kalau gue ada sebuah pemikiran tentang energi khususnya Listrik yang menjadi "Tuhan" nya orang Jakarta. Kenapa gue bilang Tuhan, karena kebanyakan orang kalau tidak ada listrik pasti hidupnya seperti mengalami kematian. Semua peralatan dan perabotan yang dimiliki orang Jakarta pasti membutuhkan listrik, benar apa benar ?

Nah pemikiran gue itu simple, bisa gak kalau ada orang Jakarta membuat sebuah usaha yang basic-nya seperti RT/RW Net cuma suplay-nya bukan internet melainkan listrik ? 

Jadi teorinya gini, kita bangun satu tempat yang besar yang dimana tempat itu merupakan tempat meletakkan solacell yang banyak sesuai dengan kebutuhan satu wilayah, lalu hasil dari simpanan energi itu disalurkan kebeberapa rumah sesuai dengan kebutuhan. 

RT/RW Energy
Dengan begini gue yakin pasti biaya listrik kita akan jauh lebih murah dibandingkan dengan biaya listrik yang diberikan oleh PLN kepada kita. Karena untuk pembiayaan model seperti ini, kita tinggal menghitung kekuatan fisik dari solacell-nya berapa lama ketahanan maka kita bisa menghitung nilai susut dan penggantian solar cell jika mana tahun yang ditentukan sudah rusak.

Untuk pembiayaan gue rasa ini akan mahal selama satu tahun pertama karena memang ini harus difikirkan biaya pembelian solarcell kembali jikamana nantinya rusak, untuk tahun kedua dan ketiga jika memang ini tidak memerlukan maintanance maka hasil hitungan biaya yang akan dikenakan kepada tiap rumah akan menjadi lebih kecil.

Sollarcell Batery
Hah ?
Kawan gue bingung menjawabnya, "ini sih keren rie, tapi gue gak tahu gimana regulasinya PLN untuk membuat usaha seperti ini, diperbolehkan atau tidak " Itu jawaban dari kawan gue.

Soalnya gue pernah bikin buku dokumentasi ESDM, dimana pada saat itu gue baca materinya (karena gue yang membuat layout desain-nya, maka otomatis materinya gue baca) disana ada kegiatan mereka (ESDM) yang memasangkan listrik dengan menggunakan Solarcell bagi satu daerah yang tidak terjangkau oleh PLN.

Jadi pada daerah tersebut PLN tidak menjangkaunya, lalu akhrinya masyarakat setempat dibuatkan energi listrik baik menggunakan pembangkit ataupun menggunakan solarcell ini. Nah memang gue gak tahu kalau kita buat seperti ini di Jakarta boleh apa nggak yah ?

Nah tinggal hitungannya aja deh, berapa harga solarcell dan daya tahannya berapa lama yang harus difikirkan, agar bisa mendapat harga listrik yang lebih murah. Kalau memang hitungannya sama yah balik lagi aja pakai PLN, he he he.

Pertanyaan gue kalau menurut para pembaca blogsite gue ini, diperbolehkan gak yah sama PLN ?




Salam Kreatif,
Arie fabian

You Might Also Like

8 comments

  1. Kalo untuk dijual lagi sepertinya nggak boleh, imho cmiiw

    ReplyDelete
  2. Salam ken; Ryan, thanks sudah mampir ke halaman gue ...

    ReplyDelete
  3. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai tenaga surya
    Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai tenaga surya yang bisa anda kunjungi di Informasi Seputar tenaga surya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siap, nanti coba saya berkunjung balik ke blog Anda ....
      Makasih sudah berkunjung .....

      Delete
  4. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai Tenaga Surya.
    Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai Psikotest yang bisa anda kunjungi di Informasi Seputar Tenaga Surya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siap, nanti coba saya berkunjung balik ke blog Anda ....
      Makasih sudah berkunjung .....

      Delete
  5. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai Tenaga Surya.
    Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai Studi Tenaga Surya yang bisa anda kunjungi di Informasi Tenaga Surya

    ReplyDelete
    Replies
    1. siap, nanti saya berkunjung ke blog anda...

      Delete