Tips Sebelum Melakukan Sesi Foto untuk Pekerjaan Fotografi


Masih banyak ketika gue berbincang dengan orang yang memang memiliki usaha yang bergerak didunia fotografi berkeluh kesah. Jadi cerita yang mereka ungkapkan selalu saja klasik, ketika mereka diminta oleh sebuah Perusahaan untuk membuat sebuah sesi foto, maka pada saat pelaksanaan terkadang menghabiskan banyak waktu, bahkan yang diprediksikan hanya satu hari sesi foto cukup ternyata sampai dua atau tiga hari. 

Tips yang gue berikan sih cuma perihal sepele yang terkadang orang tidak berfikir cara yang gue gunakan hanya memperpanjang proses. Tapi setidaknya cara inilah yang menyelamatkan kenyamanan antara gue dan client. 

SELALU MEMBUAT STORYLINE

Gue selalu meminta kepada client menceritakan kepada gue untuk apa sesi foto yang akan kita lakukan nanti. Storyline harus dibuat atau harus ada. Karena memang nantinya dari storyline akan menentukan properti dan perihal perlengkapan apa saja yang harus kita bawa.

Kalau memang akhirnya membutuhkan sebuah sesi yang dilakukan di Outdoor, maka reflektor harus disiapkan walau nanti akhirnya terpakai atau tidak. Lalu dari storyline ini biasanya kita akan mendapatkan kebutuhan lain tentang talent.

Talent mau dari mana, dari pihak gue yang sediakan atau memang dari client. Dari Talent akan berlanjut kepada make up, siapakah yang mau menyediakan make up.

MEMBUAT STORYBOARD

Kalau Anda berfikiran bahwa storyboard itu dibuat menggunakan sket tangan lengkap dengan angel dan adegan, yup itu memang sebuah storyboard untuk film. Kalau gue cari yang simple aja untuk pembuatan storyboard ini.

Gue cukup menulis perencanaan berapa sesi yang akan kita ambil. Lalu lokasinya dimana (Outdoor atau Indoor), lalu mau diset seperti apa, menggunakan property apa, lalu talentnya bagaimana nanti perannya, itu harus lengkap gue tulis dan harus ditanda tangani oleh client.


Gue harus kejar-kejar client agar approve dulu storyboard yang gue bikin sebelum melakukan sesi foto dilapangan. Jadi gini, fotografer sekarang kebanyakan menggunakan kamera yang memang digital, dan biasanya kita sesi foto itu selalu membawa laptop, jadi, kalau semua tidak terencana dengan baik, awalnya hanya 5 sesi pada saat dilapangan akan menjadi 100 sesi.

Gue sangat hindari itu demi menjaga kenyamanan client dan team gue sendiri. 5 sesi yang gue ambil bersama team untuk sekolahan Bina Talenta diatas hanya memakan waktu 5 jam. Itu karena memang semuanya sudah direncanakan lengkap dengan propoerty yang memang harusnya ada sebelum sesi dilapangan.

Buat gue debat dilapangan dengan client membuat posisi kita sebagai pelaksana menjadi lemah. Karena memang pada saat eksekusi pelaksanaan kita sebagai pelaksana biasanya memiliki tekanan tidak akan dibayar jika tidak mengikuti permintaan client. Maka dari itu gue sangat menghindari kejadian-kejadian yang bisa membuat kita tidak "Happy" (dari team gue maupun client) pada saat eksekusi pengambilan sesi foto dilapangan.

Team yang biasanya gue bawa untuk sesi fotografi adalah :

1. Fotografer
2. Perlengkapannya
3. Kreografer
4. Make Up
5. Runner

Dan alhamdulillah biasanya ketika gue lakukan sesi foto ini client happy tuh, jadi gue seneng banget kalau memang kita sama-sama enjoy mengerjakan apa yang seharusnya kita kerjakan. Client melihat proses berjalan dan gue konsentrasi melihat team gue bekerja sesuai dengan tugasnya masing-masing.




Salam Kreatif,
Arie fabian

Comments