Tentang Positif dan Negatif

By November 20, 2016 ,


Positif itu selalu dilambangkan oleh (+) plus dan Negatif selalu dilambangkan oleh (-) Minus, lalu ada apa dengan positif dan negatif, yuk coba baca-baca postingan gue kali ini. 

Buat gue dua kata ini (Positif dan Negatif)  sangat penting, karena memang kalau menurut gue dua kata ini akan sangat penting kita ketahui untuk menjalankan kehidupan kita sehari-hari. Kalau menurut gue, kita sebagai manusia pasti mempunyai dua kutub ini, dimana kita yang namanya manusia tidak akan pernah luput dari salah. 

Maka salah akan gue berikan perumpanmaan negatif. Nah yang jadi masalah kalau negatif itu terus kita pelihara didalam otak kita, maka kita akan mengalami overdosis negatif. Dimana menurut kita semua orang itu sudah pasti salah karena kita yang paling benar, Dimana apa yang orang baik katakan selalu buruk karena yang benar hanyalah kita. 

Maka ketika terjadi overdosis negatif maka kita akan ingin dilihat selalu seolah-olah kita positif. Nah inilah yang sering gue diskusikan kepada kawan-kawan gue, kalau memang kita jangan sampai berlebihan dikedua buah kutub. karena memang kalau menurut agama yang gue anut, segala sesuatu yang berlebihan tidak akan baik. 

Dan kalau menurut gue, tugas kita sebagai manusia adalah menyeimbangkan kedua belah kutub agar tidak selalu berlebih baik kekanan maupun kekiri. Susah memang pada prakteknya namun kita bisa mengimbanginya dengan kadar kita sendiri-sendiri. 

Gue sangat menghindari orang yang mana memang orang tersebut penuh dengan Negatif, itu agar membuat gue steril dari hal-hal yang memang bisa membuat diri gue menjadi Negatif. Karena memang sifat itu akan menular jika kita terus menerus bersama dengan orang yang seperti ini. 

Ala kadarnya aja lah, gak usah judge orang yang paling jelek sedunia sehingga seolah-olah diri dia saja yang paling benar. Gue akan selalu bercermin kalau memang gue terlalu berlebihan benci dengan orang. Karena cermin akan mengatakan kepada gue, kalau gue juga sudah pasti memiliki salah kepada orang lain. 

Dan kalau difikir-fikir lagi lebih jauh, ternyata yang menciptakan Negatif itu sama dengan yang menciptakan positif, Dan itu memang artinya kita diminta untuk mengetahui dan diberikan contoh olehNYA akan Negatif itu agar kita bisa tahu apa itu positif.

Kalau gak tahu negatif maka kita tidak akan menemukan postif, setidaknya itulah yang gue dapat dalam mempelajari positif dan Negatif. Karena memang kalau kita tela'ah lagi lebih jauh, ternyata Positif ketemu dengan Negatif hasilnya bermanfaat. 

Lah kok bisa ? 

Contoh saja colokan listrik rumah kita, ketika kabel positif dan Negatif disatukan maka lampu dirumah kita akan menyala, Iya toh ? 

Jadi kalau memang Negatif yang dihilangkan maka Dunia ini tidak lagi ada kata berjuang. Karena berjuang yang sesungguhnya adalah berjuang melawan diri kita sendiri. Berjuang melawan negatif pada diri kita sendiri, berjuang dan selalu belajar untuk bisa selalu berada dikutub positif, belajar untuk melihat orang lain dengan sifat yang postifnya. 

Kalau kita bicara makhluk lainnya selain manusia, terkadang kita penuh dengan kecurigaan bahwa nyamuk diciptakan hanya untuk mengganggu hidup kita saja. Padahal kalau kita melihat dengan pandangan positif, nyamuk itu hanya menghisap darah kotor dalam tubuh kita saja. 

Kalau memang kita mau rendah diri tidak menganggap diri kita sendiri yang paling benar, Makhluk apapun yang diciptakan oleh Allah SWT dimuka bumi ini gak mungkin tidak membawa manfaat bagi makhluk lainnya. Artinya memang kita memang diminta untuk selalu berbaik sangka atas apapun yang ditunjukkan didepan kita, kita harus senantiasa melihat segala sesuatunya dengan kacamata positif perihal yang ada didepan kita. 

Susah ?

Yah sudah pasti, orang kita dilahirkan dimuka bumi ini untuk terus belajar, kalau memang mudah, maka kita sudah tidak perlu hidup lagi dong, karena memang sudah tidak ada yang harus kita perjuangkan. 


Salam Kreatif,
Arie fabian

You Might Also Like

0 comments