Pengalaman Pengerjaan Visual Merchandising Channel

By February 13, 2017 ,


Buat gue, pengalaman adalah guru yang paling sangat berharga. Dimana akhirnya gue bisa mencapai satu pencapaian yang telah gue raih saat ini karena memang gue selalu menghormati guru yang gue paling hormati, yaitu pengalaman.

Visual Merchandising adalah pekerjaan yang lebih tinggi dibandingkan dengan pengerjaan both yang biasa gue kerjakan untuk pameran. Dibutuhkan kejelian mata dalam perihal memilih para pekerja yang akan gue pekerjakan untuk pengerjaan pekerjaan visual merchandising ini. 

Kalau ada dua jenis pekerjaan untuk produksi gue biasanya mengkelaskan, yaitu pekerjaan halus dan pekerjaan kasar, maka untuk pekerjaan Visual Merchandising ini adalah merupakan pekerjaan halus dalam bidang produksi yang berjenis kayu ini.
fabian project image
Gue udah sering diskusi oleh kawan-kawan yang mengerjakan produksi untuk pekerjaan kayu ini, bahwa, orang yang biasa membuat both maka biasanya memiliki kelemahan untuk mengerjakan pekerjaan Interior juga visual merchandising. Begitupun dengan sebaliknya, orang yang sudah terbiasa mengerjakan Interior maka tidak bisa mengerjakan pekerjaan pembuatan both.

Itu dikarenakan biasanya, lebih kepada hasil. Terus terang untuk para pekerja both mereka tidak dituntut mendapatkan hasil yang detail seperti pada pengerjaan interior. Dimana sangat diperlukan detail yang sangat tinggi untuk pengerjaan interior. Kalau pada pengerjaan interior musuh utamanya adalah detail sedangkan untuk pengerjaan both musuh utamanya adalah waktu atau dateline.

Maka dari itu untuk pengerjaan Visual Merchandising ini gue memerlukan team yang tangannya memang cekatan dalam menangani pekerjaan ini. Dimana tangannya memang sudah terlatih dalam menempelkan sticker, melapisi PVC dan memasang multiplek ke area yang sudah ditentukan.
fabian project image
Akurasi dalam menghitung waktu dan sdm sangat dibutuhkan dalam perihal pengerjaan Visual Merchandising ini. Dimana Gue dan team dituntut akurat dalam memberikan estimasi waktu pengerjaannya.

Material Printing semuanya mereka kirim dari Singapura, karena memang mereka menggunakan Agency Singapura untuk supervisi pekerjaan yang Fabian Project kerjakan. Jadi memang Fabian Kordinasi dengan Agency Singapura dalam perihal material printingnya, melalui klien (Chanel).

Memang harus diakui, untuk beberapa material Singapura bisa menghasilkan sebuah hasil printing yang maksimal dibandingkan dengan printing Lokal. Untuk biaya kalau gue lihat memang proses produksinya sangat jauh sekali, tapi semuanya kembali, ada harga ada rupa.

Kalau gue lihat bill of quatation yang diberikan dari pihak agency singapura kepada klien, angkanya memang fantastis jika memang gue bandingkan jika material itu gue print di Indonesia. Tapi memang klien menadapatkan arahan dari Time Internasional sebagai prosedur bekerja mereka memang mengharuskan proses printing itu dilakukan di Singapura.
fabian project image
Gue dipercaya mengerjakan ini memang sangat menikmati proses per-prosesnya. Buat gue ini merupakan karya seni yang sangat indah untuk hasilnya. Dan alhamdulillah semuanya bisa selesai dengan maksimal. Waktu yang gue butuhkan untuk pengerjaan Chanel Visual merchandising ini memakan waktu 7 hari kerja untuk membuat (set-up) di Workshop gue. Proses pemasangan di Plaza Indonesia 2 malam.

Ada 8 spot yang Fabian Project kerjakan. Dimana delapan-delapannya alhamdulillah sudah dikerjakan dengan baik. Adapun kendala menurut gue itu adalah hal yang biasa didalam mengerjakan proses sebuah pekerjaan, karena memang itulah akhirnya guru baru buat gue.
fabian project image
fabian project image
Hidup merupakan membuat karya demi karya yang bisa membawa manfaat bagi orang lain. Itulah karya yang gue udah sebutkan dari awal. Maka dari itu gue mendedikasikan hidup gue untuk karya-karya berikutnya.




Salam Kreatif,
Arie fabian

You Might Also Like

0 comments