Menjadi Designer Booth itu Harus ...


Beranjak menjadi designer booth menjadi tantangan tersendiri buat gue. Dimana gue mendapatkan pengalaman yang lebih luas lagi dibandingkan dengan pengalaman sebelumnya. 

Kuncinya tetap eksplorasi dan Eksplorasi. Lebih banyak mengamati, mengambil banyak sampling, dan hampir sama seperti dengan design sebelumnya.

Booth Design
Booth Design
Booth Design
Booth Design
Mengenali jenis tekstur menjadi pengalaman tersendiri yang cukup seru. Kalau pada booth kita akan berkenalan dengan material-material pendukungnya. Seperti HPL, Cat Duco, Taco Sheet, dan sebagainya. Tapi yang memang harus banyak dieksplor adalah HPL. Dimana HPL ini memiliki banyak sekali tekstur. Beda merk akan berbeda pula teksturnya.

Booth Design
Booth Design
Booth Design
Booth Design
Booth Design
Booth Design
Yang kita takutkan adalah ketika klien kita present dengan design yang kita ambil dari internet, pada saat kita cek tekstur tersebut pada HPL yang akan kita gunakan tidak ada, maka kita akan merubah mood dari booth itu sendiri. Itu yang gue sebut cilaka 13.

Mengkombinasikan antara kayu dengan besi, antara kayu dengan kayu yang lainnya, membuat bentuk, tingkat kemasuk akalan pada saat diproduksi, dan ukuran yang memang memiliki tingkat akurasi yang tinggi sehingga design yang kita buat memiliki skala yang benar.

Setidaknya itulah dasar yang harus dipelajari oleh designer booth. Satu hal lagi yang tidak kalah penting adalah, perihal signage yang memang harus bisa tampil eyecathcing. Sehingga signage itu dapat mengundang orang untuk datang ke booth yang kita buat.

Apalagi booth itu akan digunakan untuk pameran. Maka peran dari signage itu sangatlah besar. Karena memang orang harus terundang dengan signage yang kita buat. Besarnya signage harus difikirkan dengan benar dan bijak. Jangan sampai terlalu besar, jangan pula malah tidak terlihat.

Dan hal yang tidak kalah penting adalah, kita bisa merosting budget. Pada saat kita membuat sebuah perencanaan, maka kita harus bertanya kepada klien kita, mereka memiliki range budget dari berapa sampai berapa. Jadi kita bisa menentukan mana material yang akan kita gunakan, maka material yang akan membuat besar budget pada saat produksi nanti.

Kalau sama gue, gue sangat senang sekali berdiskusi pada bagian ini. Karena memang kalau menurut gue, bagus aja kalau akhirnya budget produksi yang direncanakan oleh klien tidak sesuai maka biasanya yang dilakukan oleh orang produksi men downgrade material. Setelah material tidak bisa menurunkan harga banyak, yang paling fatal mendowngrade bentuk. Nah kalau sudah ada kata downgrade bentuk, apa yang kita design dengan apa yang diproduksi akan tampil jauh berbeda. Maka dari itu, penting rasanya kalau buat gue, untuk menanyakan perihal budget kepada klien pada saat kita akan membuat design sebuah booth.

Bermain pameran ini sudah barang tentu bukan perihal aktifitas main-main. Klien sudah pasti akan mengeluarkan budget besar untuk tampil prima diantara kompetitornya. Biasanya klien memang ingin sekali membuat booth dengan bentuk yang aneh-aneh, yang mengundang mata memandang, dan biasanya itu akan menimbulkan cost yang besar didalam produksinya.

Jadi menjadi designer booth itu haruslah banyak melihat kepada barang yang sudah jadi. Agak sulit kalau kita mengandalkan Sosial media untuk kita jadikan refrensi, karena memang pada sosial media terkadang gambar yang dilihatkan hanya tampak satu muka saja. Tidak dikeluarkan tampak belakang, samping dan atas. Jadi kita akan sangat sulit sekali menebak detail secara keseluruhan pada booth.

Sering-sering main ke toko Material untuk mengecek material HPL yang terus update. Banyak bertanya dengan lintas merk, jangan hanya terpaku kepada satu merek saja. Lalu yang terakhir, banyak datang keacara pameran-pameran. Karena disanalah landasan klien kita berfikir. Jadi kalau kita update terus akan bentuk dari waktu ke waktu, maka kita akan dinilai oleh client kita updatetable.

Terima kasih sudah membaca blog gue ini, sukses selalu buat Anda dengan segala aktifitas Anda.



Salam Kreatif,
#ariefabian 

No comments:

Post a Comment