Pengalaman Membuat Design Booth Queen Farata


Membuat sebuah perencanaan Booth yang jenisnya begini agak berbeda dengan booth pameran. Dimana booth jenis ini banyak yang harus difikirkan. 

Booth yang digunakan untuk berjualan seperti ini, biasanya klien gunakan untuk mereka berjualan didalam mall. Luas dari booth ini tidak jauh dari 2x2, 3x2, 3x3 meter. Akan tetapi membuat design booth seperti ini sudah pasti memiliki tingkat kesulitan tersendiri.

Mana yang lebih sulit, membuat design booth jualan seperti ini atau membuat booth pameran. Jawabannya kalau menurut gue, dua-duanya susah.

Jika membuat booth untuk pameran kita harus bisa menjabarkan apa secara singkat didalam satu kesatuan konsep dari luasnya bidang pada pameran, jika booth berjualan seperti ini kita harus memikirkan detail kebutuhan yang mereka perlukan.


Coba perhatikan dengan seksama, detail didalam booth ini sangatlah diperhatikan. Lebar dari sebuah laci, banyaknya storage, lalu barang-barang apa saja yang akan mereka buat didalam booth tersebut, bahkan sampai dengan memikirkan dimana tempat order dan dimana tempat mengambil pesanan.


Yang tidak terlupakan lagi, bagaimana Visual-visual mereka yang harus kita letakkan agar menjadi satu kesatuan yang cantik. Seru memang dalam membuat sebuah perencanaan dan design booth jualan seperti ini. Dimana kita memang harus banyak melakukan brainstorming kepada klien kita akan kebutuhan mereka,


Berapa lama pengerjaan design booth seperti ini ?
berdasarkan pengalaman, jadi utuh seperti design diatas, gue memerlukan waktu 1 bulan. Berdasarkan pengalaman, 1 minggu pertama gue biasanya gali konsep, minggu kedua gue membuat draft konsep 3D nya, di minggu ketiga gue mulai deh revisi, dan minggu keempat finishing visual plus memberikan gambar kerja kepada klien.

Bisa lebih cepat gak ?
Pertanyaannya standard sih, semua Klien pasti berharap ingin cepat jadi. Tapi berdasarkan pengalaman gue yah akhirnya final visualnya sebulan juga jadinya.


Kendalanya apa membuat design booth seperti ini ?
Kendalanya kalau menurut gue, terkadang gue sebagai designer, diminta untuk mengetahui semua spek dari kebutuhan F&B ini. Misalnya, ada klien gue bilang, itu nanti dibooth itu ada chillernya yah mas. Nah, klien gue fikir nih, gue ngerti tuh yang namanya chiller, warmer, dan lain sebagainya. Jadi mereka berharap gue tinggal letakkan visualnya didalam booth itu.

Setelah gue browsing, astaga, chiller banyaaaaaak banget. Yang mana yang harus gue taro didalam gambar. Ukurannya pun berbeda-beda, Akhirnya gue nanya lagi sama klien gue, chillernya yang kayak apa, berapa ukurannya.

Thanks god, akhirnya gue tahu sekarang yang namanya chiller, warmer, panci, kompor, yang sebelumnya gue tahu kompor cuma satu jenis. Ternyata banyaaaaaaaak. He he he.

Apa yang harus klien persiapkan jika ingin membuat booth untuk jualan seperti ini ?
Kalau menurut gue, yang klien harus persiapkan adalah, produknya harus dipersiapkan dengan baik, kalau memang bisa, panggil fotografer profesional untuk membuat foto produk Anda. Karena kalau fotonya asal saja, sayang banget ketika booth ini sudah dipajang disebuah mall. Karena booth kita akan harus bersaing dengan booth yang lainnya pada saat kita letakkan didalam mall.

Foto produk juga harus sangat representatif, mudah dimengerti oleh orang lain, harus tampil menggoda, sehingga pada saat orang lewat didepan booth Anda, kayak ada luna maya yang manggil-manggil orang itu dibooth Anda.

Tahap Selanjutnya, tentukan warna yang akan Anda gunakan. Biasakan warna yang Anda gunakan jangan terlalu banyak. 2 sampai 3 warna kalau menurut gue better sih. Gue sih gak suka membuat design yang rame banget warnanya. Jika melihat sebuah design semua warna pelangi ada disitu, malah akan menimbulkan orang akan susah mencernanya. Akhirnya pesan yang ingin Anda sampaikan tidak tersampaikan.

Cari satu warna dominan dan satu warna lagi sebagai pemanis dari visual booth Anda. Atau boleh dua warna lagi sebagai pemanis dari booth Anda.

Dan yang tidak kalah pentingnya, Logo usaha Anda. Nah, designya udah keren, tapi logonya gak sebagaimana mestinya, apa yang terjadi ?. Biasanya orang akan lewat aja tuh gak mau mampir. Jadi kayak Anda melihat sebuah sesuatu dan menurut Anda, idih itu produk apa yah. Dari logo yang tidak sebagaimana mestinya akhirnya berpengaruh kepada produk yang Anda tawarkan. Padahal makanan Anda enak sekali, padahal rasa dari produk Anda nikmat sekali, tapi karena logo yang kurang tapi anu itu akhirnya orang tidak mau berkunjung ke booth Anda, sayang kan ?

Kayaknya itu aja deh yang harus diperhatikan kalau menurut gue. Kalua ada yang mau nanya, boleh tinggalin pertanyaannya dikolom komentar dibawah postingan ini. Akhir kata gue ucapkan terima kasih udah mau baca tulisan gue sampai bait terakhir,


Salam Kreatif,
#ariefabian

No comments:

Post a Comment