Efek Corona dalam dunia bisnis

Corona memang satu musibah yang sangat mengejutkan banyak pihak. Dimana dari awal kita melihat ini sebuah virus yang dimulai dari Wuhan Cina, lalu dengan cepat menyebar hampir keseluruh Negara di Dunia. 

Tapi bukan perkara sisi kesehatannya gue ingin menulis pada blog gue kali ini, melainkan dari sisi bisnis. Gue punya bisnis yang memang tidak besar. Hanya memiliki satu workshop produksi kayu, dan menjalankan EO kecil-kecilan.

Lalu gue berfikir, corona ini sudah berjalan sudah satu bulan sampai dengan saat ini. Dimana pada awal bulan, gue udah diberitakan bahwa event yang gue udah rencanakan sudah tidak bisa dikerjakan, karena memang akhirnya sulit sekali kita akan diberikan izin keramaian. Diawal bulan kemarin gue masih berfikir, okelah, demi kepentingan bersama, gue ikut oleh aturan pemerintah. Dan gue fikir lagi, bahwa virus ini tidak akan lebih dari satu bulan keberadaannya, jadi event gue dibulan ini sama bulan depan mungkin bisa jalan.

Event yang pernah gue jalankan
Nah okelah gue minta semua pekerja yang ada diworkshop untuk pulang kampung dahulu. Karena sudah hampir bisa dipastikan bahwa seminggu kedepan kita akan puasa kerjaan, dikarenakan izin keramaian tidak akan mungkin kita dapatkan.

Sekarang sudah hampir sebulan berlalu, tidak ada tanda-tanda bahwa ini akan berakhir cepat, baru dong kepala gue berfikir kenceng. Ini gimana kita bisa melewati ini semua. Lalu gue ambil keputusan disisa uang yang ada gue gunakan dulu untuk membayar kewajiban gue dengan beberapa pihak, lalu gue putuskan bahwa kita akan dirumah dulu dengan konsekwensi tidak akan ada pekerjaan yang masuk.

Lalu gue berfikir, bagaimana ini kalau 2 bulan, bagaimana ini kalau 3 bulan, sudah pasti gue drop banget. Karena memang sudah habis semua uang perusahaan. Tapi gue selalu yakin, Tuhan tidak mungkin sejahat itu sama kita umatNYA. Maka gue memendekkan pemikiran gue untuk tidak sejauh itu berfikir.

Gue sederhanakan bahwa gue berfikir bagaimana 2 minggu kedepan akan gue hadapi. Gue surfing di Internet, gue baca-baca artikel, dan yang lebih mengejutkan, ternyata gue gak sendirian bro. Banyak sudah yang teriak bahkan kalau gue lihat beberapa pengusaha sudah memberikan statement bahwa Perusahaan hanya kuat dengan kondisi seperti ini sampai dengan JUNI. Jika Juni tidak membaik juga, maka mereka bisa gulung tikar.

Satu unit usaha yang sangat mati pada saat sekarang ini banyak menghantam sektor Hiburan. Dan gue sendiri pun ada disektor itu. Bioskop, Rental Alat, Rental Panggung, Booth pameran seperti gue, dan performer sampai artis pun banyak yang mulai teriak.

Penerapan PSBB Pembatasan Sosial Bersekala Besar akhirnya ikut merubuhkan beberapa unit usaha F& B, yang mana mereka awalnya masih dibolehkan buka dengan kondisi makan ditempat dengan menerapkan social Distancing, lalu sampai mereka tidak boleh melayani permintaan makan ditempat. Dan akhirnya mereka banyak yang sudah teriak bahwa mereka mengalami terjun bebas juga pada unit usahanya.

https://www.suara.com/entertainment/2020/04/13/161305/dampak-virus-corona-terhadap-bisnis-ruben-onsu-terjun-bebas

Gue kutip dari halaman suara.com, dimana Ruben pun yang memiliki unit bisnis F&B sudah mulai mengkhawatirkan dengan kondisi saat ini.


Belum lagi gue ambil juga dari dunia manji pada saat mewawancarai Rafi ahmad yang sudah banyak mengelola bisnisnya, sampai akhirnya juga mengeluh dengan kondisi seperti ini. Dan beberapa Perusahaan bahkan sudah banyak yang melakukan PHK terhadap karyawannya.

Kondisi ini sangat luar biasa, Ekonomi di Indonesia sepertinya berhenti. Kalau pun masih ada yang hidup sudah bisa dipastikan penghasilannya tidak akan senormal seperti kondisi normal. Ternyata gue gak sendirian juga, ternyata memang semua orang mengalami hal yang sama dengan gue. Dimana tadinya gue berfikir, kalau gue memang usaha kecil, yang memiliki Cashflow terbatas. Tapi pada saat sekarang mereka Perusahaan sebesar itu juga memiliki permasalahan yang sama.

Mungkin memang karena gue kecil maka cost operation gue tidak sebesar mereka sebagai perusahaan besar. Jadi tadinya memang gue gak pernah kepikiran. Yang ada didalam pemikiran gue, cuma usaha gue yang akan bangkrut dengan kondisi kayak gini.

Anak-anak EO yang lainnya, mulai dari rentalnya, sampai dengan show management pun ikut terkena dampaknya. Dan sudah mulai banyak yang melemparkan unek-uneknya kesosial media. Yang mana memang menurut gue itu wajar aja sih. Kita semua memang dalam satu ketakutan besar dimana kita belum bisa menebak, kapan selesainya wabah corona ini di Indonesia.

Jadi akhir kata gue cuma bisa bilang, mari kita berdoa bersama agar wabah ini segera hilang dari Bumi Pertiwi kita. Agar semua bisa dapat berjalan kembali dengan sebagaimana mestinya.


Salam Kreatif selalu,
#ariefabian

No comments:

Post a Comment