Pengalaman Pasang Sticker di Gedung


Nah, kalau pasang sticker dibawah mah udah biasa, pasang diatas ?



Nah, kali ini gue udah gak usah bahas masalah bahan stickernya lagi yah, karena bahan stickernya sudah gue bahas pada postingan sebelumnya (baca : disini). Ini pengalaman gue sendiri, bukan pengalaman orang lain. 

Jadi ada beberapa yang mau gue sampaikan untuk pemasangan sticker pada gedung, atau orang biasanya bilang, branding gedung. Jadi ada beberapa pengalaman yang bisa gue ceritain pada saat gue pasang sticker pada gedung BPS di Jakarta Pusat ini. Gedung BPS ini tepatnya didepan pasar Baru Jakarta pusat. Udah pada tahu dong pasar baru jakarta pusat ? 


Nah, jadi pada saat bikin perencanaan, mereka membuat sebuah perencanaan sticker dengan ukuran 10 x 20 Meter menutupi semua ACP (Alocopon Composite Panel) mereka. Nah setelah kita lihat dengan dariu gambar, sepertinya ukuran 10 x 20 meter tidak habis menutupi kanan kiri ACP mereka. 

Karena kalau kita lihat gambar gedungnya, maka kita bisa hitung dari berapa banyak panel yang ada kesamping. 


Lalu kita kalkulasikan, dan gue bilang sama mereka, kalau gedung ini ACP nya tidak 10 meter, melainkan 12 meter. Apa bedanya sih 10 meter dengan 12 meter ? permasalahannya ada pada titik 0 dari pemasangan sticker tersebut. Kalau memang sticker bisa menutupi lebarnya gedung, maka titik 0 pasang sticker tersebut ada pada sudut atas paling kiri. Kebawahnya maka kita bisa ikuti ujungnya ACP untuk ditempel, dengan begitu kita tidak perlu adjust kanan-kirinya lagi untuk bisa mendapatkan centernya. 

Nah karena memang ukurannya udah tidak bisa diganti dan designnya sudah ukuran 10 x 20 meter, maka mau tidak mau, sticker harus berada ditengah dari lebarnya ACP, maka kita harus kasih space kekanan 1 meter dan kekiri 1 meter. 

Untuk Sticker kita belah menjadi beberapa bagian, potongan sticker bisa dilihat pada gambar dibawah : 




Kenapa harus dipotong menjadi sebanyak ini ? 
Karena pada saat proses pemasangan, kita akan melawan angin diatas gondola, jika memang sticker terlalu panjang, maka akan sangat sulit sekali proses pemasangannya. Makanya sticker maksimal panjangnya harus 5 meter. Gondola diatas akan terkena angin goyang-goyang, membuat sisa sticker akan terbang-terbang pada saat kita akan menempel pada gedung tersebut. 




Kalau kita lihat dari bawah, mencari centernya gampang bener. Apalagi pada saat penghitungan, tinggal kasih space kanan kiri 1 meter. Tapi pada saat diatas, tidak semudah itu pastinya. 

Pasang Sticker ukuran 10 x 20 meter ini memakan waktu 14 jam. Dan pada saat pemasangan di BPS ini, proses pemasangan langsung dihabiskan 1 hari itu juga. Cuma yah gitu, dari siang sampai pagi esok harinya. 


Apa kendalanya kalau kita mau memasang sticker kayak gini :

1. Ketinggian. 

Tidak semua tukang cetak memiliki kemampuan untuk memasang sticker diatas ketinggian untuk gedung seperti ini. Banyak yang tidak berani masang diatas gondola. Karena sangat berbeda sekali kondisinya memasang sticker diatas gondola seperti ini. Maka kita harus siapkan budget untuk team yang memang biasa memasang diketinggian seperti ini. 

Selain memasang, cost yang harus diperhatikan untuk memasang sticker diketinggian seperti ini adalah biaya sewa gondolanya. Apalagi kalau gedung tersebut tidak punya gondola untuk perawatan gedung mereka. Biasanya memang setiap gedung hampir tidak memiliki gondola sendiri. Melainkan mereka biasanya memiliki partner sewa gondola. 

Harga sewa gondola seperti ini 1 hari sama dengan harga sewa 1 bulan. Karena memang merekaa hitugan sewanya per satu bulan. Tidak bisa mereka disewa untuk 1 hari, tetap Anda akan dikenakan charge untuk 1 bulan. Sewa gondola ini sudah termasuk dengan operatornya pasti. Tapi bukan operatornya juga yang masang sticker, karena memang operator hanya menaik-turunkan gondola tersebut. 

2. Perencanaan

Perencanaan diatas segala-galanya. Jika Anda membuat sebuah produksi yang memang memiliki jenis berat seperti ini, maka usahakan buat sebuah perencanaan yang sudah mengukur resikonya. Karena jika tidak demikian, akan banyak sekali biaya yang terbuang akibat lemahnya perencanaan. 

Pada kasus pemasangan sticker gue di BPS, untungnya, pihak BPS mau dengan kondisi tidak tertutup semua ACP nya dengan sticker, jika tidak mau, maka Sticker harus diprinting ulang dari awal. Pasti biayanya jadi bengkak 2 kali lipat. 


Nah cuma perlu diingat, untuk memasang material promo dengan metode seperti ini, bisa mendapatkan impact penonton hampir sama dengan billboard, tapi biayanya tidak lebih mahal dari memasang iklan pada billboard. Jadi, kalau memang kita menggunakan sudut pandang efisiensi promo, maka menggunakan sticker branding ini bisa hemat biaya dibandingkan kita menggunakan media billboard.



Nah cuma saran gue, tetep yah, dibuat perencanaanya ... 


salam kreatif, 
#ariefabian



No comments:

Post a Comment