Art For Care

By October 21, 2015 ,

Art For Care

Seluruh pecinta seni tumpah disini untuk peduli dengan bencana kemanusiaan meletusnya gunung merapi, Jogjakarta. 

Gue Brainstorming di rumah kawan gue, beny navaro. Pada saat itu kita cuma membahas tentang obrolan guyon selepas dari selesainya event Charitycoustic. Pada saat acara Charitycoustic sebenernya gue pengen namain Art For Care, cuma memang cakupan seninya tidak begitu banyak, hanya musik, grafis dan lukis. 

Kali ini barulah gue sama Beny mencoba ngobrol ngalor ngidul membahas tentang art for care. Akhirnya sampai diujungnya kita seriusin ide yang setengah matang tersebut. Gue, beny waktu itu dapat angin segar dari Fitri Hawa yang bisa menjalin kerjasama dengan pihak Polda setempat. 

Jadilah acara Art for care dengan dukungan dari Polda dan banyak element dari seninya. Antara lain, theater, lukis, komik, gambar dan musik. Semua kita tumpahkan di bunderan H.I. Sama sih konsepnya dengan charitycoustic dimana semua hasil dari lelang lukisan, penjualan merchandise, dan aktifitas pencarian dana kami langsung salurkan ke TV One, disaksikan oleh banyak sponsor waktu itu. 


Art For Care

Art For Care

Art For Care

Art For Care

Art For Care


Art For Care

Art For Care

Art For Care

Art For Care

Art For Care

Art For Care
Logo gue visualkan dengan lambang Pita hitam dengan ujungnya adalah bendera Indonesia. Pray For Indonesia waktu itu gue coba letakkan untuk dibawah dari Art For Care. Karena waktu itu memang Indonesia sedang mengalami ujian yang cukup berat. 

Dari Polda waktu itu gue sangat berterima kasih sekali dengan Bapak Adi, Ibu Miken beserta jajarannya. Dimana waktu itu dari pihak Polda mau turun bersama Kami untuk meminta donasi untuk menyumbang saudara-saudara kita di Jogjakarta. 

Berkesenian kalau memang tidak berdampak apa-apa kepada sekitar rasanya masih kurang gerrrrrr, kalau gue bilang. Diantara profesi yang paling sering menggunakan perasaan adalah seniman salah satunya. Dimana human Interact-nya sangat dalam, dimana rasa pedulinya harusnya lebih peka. Karena memang bekerja pada seni sama dengan bekerja pada rasa. 

Gue seneng banget bisa berbuat yang tidak seberapa ini untuk saudara-saudara kita sebangsa dan setanah air. 





Salam Kreatif, 
Arie fabian

You Might Also Like

0 comments