Tanamkan Rasa Percaya Ketika Anda Bekerja sama dengan Orang lain

By May 14, 2016 ,


Hari ini gue dapat pengalaman lucu banget, gue pengen ketawa jadinya. Hari ini gue loading acara pameran, dimana didalam membuat sebuah acara pameran, gue biasanya banyak bekerja sama dengan pihak lain untuk melengkapi apa yang gue rencanakan. Seumpama, gue butuh tanaman dan pot, gue butuh sofa, dan lain sebagainya. 

Kali ini gue bekerja sama dengan vendor yang baru pertama kali gue kerja sama. Dimana gue melakukan pembayaran 50% sebelum mereka mengerjakan, lalu biasanya nih, gue lunasin setelah 7 hari selesai acara. 

Kenapa 7 hari, karena gue butuh evaluasi dengan client terlebih dahulu setelah gue pastikan aman, maka gue akan bayar kekurangannya. Kali ini gue mendapatkan situasi yang berbeda, dimana vendor meminta pelunasan sisanya setelah selesai loading. Dia bilang takut gue kabur, takut gue gak bayar. 

Buahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha .... 

Yang namanya Arie Fabian mah gak bakal kabur. Malah gue sering dikecewakan sama vendor tetep gue bayar full. Buat gue hidup itu gue cuma diminta sama Allah S.W.T untuk mencari rezeki yang halal untuk menafkahi anak istri gue. Lo boleh kroscek kesemua vendor, dan sengaja tulisan ini gue publish diblog gue dan akan gue kasih linknya kedia, agar dia tahu, kalau memang gue bermasalah dengan orang lain, maka dia pasti akan langsung tulis komentar dibawah tulisan gue ini.

Gue publish nih secara luas. 

Kenapa gue tetap bayar lunas, karena buat gue rezeki itu gak bakal ketukar. Lo mau bohongin gue atas apapun gue percaya semua akan ada gantinya kok. Gue gak pernah takut, karena sang pengatur hidup gue tidak pernah tidur, sesuai dengan bacaan di Kitab yang gue percaya itu benar adanya. 

Tanamkan rasa percaya ketika kita memulai bekerja sama dengan orang lain. Karena memang kalau gue selalu percaya, gue selalu positif thinking, maka seharusnya orang-orang yang bekerja sama dengan gue adalah orang-orang baik semua. Sekalipun akhirnya gue sering juga menemukan orang yang berusaha berbuat tidak baik, gue tetap selalu berusaha positif thinking. 

Usaha gue maju, usaha gue bangkrut, usaha gue mau kayak apapun semuanya atas restu Sang pengatur hidup, bukan ditentukan oleh orang per-orang. Jadi gue gak pernah takut untuk berprasangka tidak baik terhadap orang lain, jika gue bekerja sama. 

Susah kalau kita terus dihantui oleh rasa ketidak percayaan, karena memang itu salah satu rahasia yang ujungnya adalah yang akan menjadi rezeki buat kita. Kalau kita pahami dengan baik, dimana ada beberapa hal yang memang dirahasiakan oleh Sang Khalik, maka kita akan membaca salah satunya adalah Rezeki. 

Jadi buat gue, mendingan gue terus bersikap postif thinking daripada gue capek untuk terus mencurigai orang lain yang akan bekerja sama dengan gue. Capek rasanya kalau gue ikuti curiga hati, karena memang semua itu terkait rahasia Tuhan, gue cuma diminta oleh sang Maha Kuasa untuk berencana tapi DIA lah yang menentukan akhir dari semua cerita didalam hidup kita. 

Alhamdulillah, sampai sekarang gue masih terus bisa berbicara lewat sosial media, lewat blog gue yang satu ini, dan lewat media lainnya berbincang hangat dengan kawan-kawan gue. Alhamdulillah hampir bisa dikatakan gue tidak memiliki musuh, karena dasarnya gue gak bisa membenci orang lain, sama sekali nggak bisa. 

Gue percaya, kalau gue selalu memelihara sikap positif gue, maka hidup gue akan selalu berada dijalan yang positif. Dengan begitu gue bisa menghasilkan karya yang positif karena memang tujuan gue hidup adalah untuk menjadi makhluk yang berguna untuk semua makhluk hidup yang ada dimuka bumi ini, Inshaa Allah gue selalu bisa menjaga sikap positif gue sampai gue menyelesaikan tugas gue dimuka bumi ini. 

Gue selalu dibekali dengan guru besar gue, kalau orang yang berada didepan kita adalah cerminan dari diri kita sendiri. Jadi kalau kita baik maka yang didalam cermin itu juga pasti baik, begitu juga sebaliknya. Jadi gue jangaaaaan sampai untuk berprasangka buruk atas apapun yang terjadi dengan diri gue untuk menjaga sikap positif didalam diri gue. 

Walau kadang jujur, sebagai manusia gue masih suka tidak bisa menjaga, tapi begitu prasangka datang terbesit dihati gue, sebisa mungkin gue akan selalu mencoba menggantinya dengan sikap positif kembali. 

Dengan sikap positif kita bisa menjadi kreatif, membuat karya yang akhirnya dapat bermanfaat bagi orang lain. Karena itulah sampai sekarang gue sangat mencintai profesi gue, dan akan selalu berdedikasi untuk menjadi yang lebih baik dan lebih baik lagi. 

 Jangan takut, Arie Fabian gak pernah lari, Inshaa Allah ....




Salam Kreatif, 
Arie fabian 

You Might Also Like

0 comments